Al Qur'an diturunkan berbahasa arab .Rosulullah, Sahabat, Tabiin dan Tabiut Tabiin hampir kesemuanya mengarang kitab berbahasa arab. Berarti sederhananya jika kita ingin memahami Islam berarti kita wajib belajar bahasa arab. Dengan kita buta bahasa arab berarti akan banyak menimbulkan masalah dalam mempelajari dan mengamalkan Islam.
Diantaranya masalah yang timbul sebagai berikut :
1. Tidak Bergetar Hati Jika Mendengar Ayat Al Qur'an
Ini yang mungkin membedakan kita dengan zaman sahabat. Mereka bisa menangis tersedu sedu bahkan bisa senang dan semangat luar biasa ketika dibacakan Al Qur'an. Karena mereka sangat paham dengan apa yang mereka dengarkan. Lha kita, entah ayat ancaman, ayat janji Allah, Ayat Surga kadang-kadang biasa saja,ditambah ngantuk lagi.haiiih
2. Tidak Bisa Fokus Ketika Shalat
Kalau shalat tidak bisa fokus dan khusyu', selain karena gangguan jin mungkin kita tidak paham apa yang kita baca sehingga kita bisa meresapi makna bacaan shalat. Apalagi jika bacanya "balapan" (maklum sudah hafal di luar kepala) ditambah dengan membayangkan hal-hal di luar shalat (sandal,makanan,dsb)
3. Sulit Mengembangkan Ilmu Islam
Saya melihat buku buku teknologi dan science kebanyakan diterbitkan dalam bahasa Inggris. Jadi kalo mau cari referensi untuk belajar hal tersebut kita harus cakap berbahasa Inggris. Sebagaimana di atas tadi kitab-kitab Islam banyak berbahasa Arab. Jadi pasti kita sulit mengembangkan ilmu islam kita atau minimal terbatas literatur kita.
4. Kesulitan Mendapatkan Makna Bahasa yang Sesungguhnya
Sudah lazim di karangan pakar bahasa bahwa banyak kata yang tidak dapat/sulit diterjemahkan ke bahasa yang lain. Misal nih contoh sederhana kita mau menerjemahkan kata dalam bahasa jawa "ngeden" ke dalam bahasa Indonesia, ternyata tidak ada dalam kosakata KBBI. Sehingga diperlukan terjemahan yang sangat panjang dan bisa jadi menyimpang dari maksud bahasa itu digunakan.
Di atas baru sedikit dampak ketika kita benar benar buta bahasa Arab. Sehingga mari tergerak belajar bahasa arab untuk bekal ibadah kita. Berikut pernyataan para ulama sebagai tambahan motivasi kita :
قال محمد بن إدريس الشافعي رحمه الله فَعَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ أَنْ يَتَعَلَّمَ مِنْ لِسَانِ الْعَرَبِ مَا بَلَغَهُ جُهْدُهُ . الرسالة – ص 48
Berkata Imam Asy-Syafi’i rohimahullooh : “Hendaknya setiap muslim mempelajari lisan (bahasa) Arab hingga batas usaha keras yang ia bisa.” (Ar-Risalah : 48)
قال ابن تيميّة رحمه الله … فإنّ نفس اللغة العربية من الدين ، ومعرفتها فرضٌ واجبٌ ، فإنّ فهم الكتاب والسنّة فرضٌ ، ولا يُفهم إلاّ بفهم اللغة العربية ، وما لا يتمّ الواجب إلاّ به فهو واجب . اقتضاء الصراط المستقيم – ص 207
Berkata Ibn Taimiyyah rohimahullooh : “Sesungguhnya bahasa Arab itu adalah bagian dari agama, dan mengetahuinya adalah keharusan yang wajib, (karena) sesungguhnya memahami Al-Qur’an dan Hadits adalah fardhu, yang tidak dapat dipahami kecuali dengan memahami Bahasa Arab (terlebih dahulu), dan setiap perkara yang suatu kewajiban tidak sempurna tanpanya maka hukum perkara tersebut adalah wajib.” (Iqtidhâ’ Ash-Shirâth Al-Mustaqîm : 207)
قال الشيخ تقي الدين النبهاني رحمه الله : أما سبب انحطاطه فيرجع إلى شيء واحد ، هو الضعف الشديد الذي طرأ على الأذهان في فهم الإسلام . وسبب هذا الضعف هو فصل الطاقة العربية عن الطاقة الإسلامية حين أهمل أمر اللغة العربية في فهم الإسلام وأدائه منذ أوائل القرن السابع الهجري . فما لم تمزج الطاقة العربية بالطاقة الإسلامية بأن تجعل اللغة العربية -التي هي لغة الإسلام- جزءاً جوهرياً لا ينفصل عنه فسيبقى الانحطاط يهوي بالمسلمين . مفاهيم حزب التحرير – ص 1
Berkata Syaikh Taqyuddin An-Nabhani (Pendiri Hizbut Tahrir) rohimahullooh : “Adapun penyebab kemunduran (dunia Islam) ini maka kembali kepada satu hal, yaitu sangat lemahnya pemahaman terhadap Islam. Kelemahan ini disebabkan karena pemisahan antara KEKUATAN ARAB dengan KEKUATAN ISLAM, yaitu dengan diremehkannya peran bahasa Arab dalam memahami dan menerapkan Islam sejak awal abad VII Hijriyyah. Selama kekuatan Arab tidak disatukan dengan kekuatan Islam, yaitu dengan cara menempatkan bahasa Arab –yang merupakan bahasa Islam- sebagai unsur yang sangat penting yang tidak terpisahkan dari Islam, maka kemuduran akan tetap melanda kaum muslim.” (Mafahim Hizb At-Tahrir: 1)
Mari kita berguru kepada ustadz yang shalih dan bisa mengajar bahasa arab.

0 comments:
Post a Comment