Wednesday, March 26, 2014

Posted by Unknown | File under :
download SNI RAB
Harga satuan pekerjaan digunakan untuk menghitung berapa harga/nilai rupiah yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan satu macam pekerjaan tiap satu satuan pekerjaan (m2, m3,m, dan sejenisnya).

Item harga satuan pekerjaan dipilih berdarkan jenis pekerjaan maupun item yang terdapat dalam pengerjaan proyek bangunan. Misal judul salah satu itemnya adalah :

"1 m2 pekerjaan pasangan pondasi batu kali"

Setelah diketahui itemnya maka dihitung secara analitis jumlah harga tiap satu-satuan pekerjaan.

Dalam menentukan bobot pekerjaan Harga satuan pekerjaan, SNI (Standar Nasional Indonesia) telah mengaturnya. Sehingga standar SNI tersebut dapat dijadikan acuan untuk menghitung harga tiap-tiap pekerjaan.

Berikut ini harga satuan pekerjaan yang sering dipakai konsultan (menurut link yang saya percaya) untuk menghitung RAB dengan acuan SNI 2008.

 

Posted by Unknown | File under :
Salah satu masalah di negeri ini yang penting untuk dibahas adalah masalah lalu lintas. Hal tersebut bisa dilihat dari angka kecelakaan lalu lintas yang terus yang terus meningkat setiap tahunnya. Ditlantas Polri merilis data yang cukup mencengangkan pada tahun 2011 yaitu “60 orang pengguna jalan  tewas per hari, sementara Polda Metro Jaya mencatat, pada semester pertama 2011 terjadi 12.1347 kasus kecelakaan. Sejak Januari - Juni 2011, tercatat jumlah pelanggaran sepeda motor mencapai 362.056 kasus dengan jumlah kecelakaan 3.133 kasus” (merdeka.com). Tentunya ini harus menjadi perhatian serius, jalan raya yang merupakan salah satu organ vital dalam keberlangsungan pembangunan di sisi lain ternyata menjadi seperti mesin pembunuh yang mengintai siapa saja yang melintas..

Maka saya dan tim, membuat presentasi kecelakaan lalu lintas yang mungkin bisa dijadikan referensi bagi sobat yang membutuhkan. Silakan download.

Download

Posted by Unknown | File under :

kereta api

Tentunya anda pernah naik kereta api (bagi yang belum silakan jalan-jalan di stasiun). Kadang-kadang  jenis kereta yang dipilih sesorang mencerminkan tingkat ekonomi penumpang. Ada kereta api kelas Bisnis, biasanya yang naik dompetnya tebal fasilitas yang didapat pun tentu aneka ragam. Kereta yang nyaman, ber AC, ada makan-minum-nya dan anti macet alias mondak-mandek. Kereta api Bisnis (Gajayana, Maliob oro Ekspress,dkk.) bagi yang uangnya cukup, pasti dapat tempat duduk, kereta samapai tujuan dengan tepat waktu. Dan ada kereta api Penataran bagi yang sering dilanda krisis ekonomi (seperti penulis), biasanya uyel-uyelan (alhamdulilah sekarang sudah berkurang). Kalaupun ada orang miskin naik kereta api bisnis mungkin cuma sekali aja (itupun dibayarin..hehe)

Menjadi salah satu alasan sulitnya penegakkan hukum di Indonesia dikarenakan banyak sekali sanksi hukum yang tidak menimbulkan efek jera bagi pelakunya. Dan bahkan penjara menyiapkan kelas-kelas bagi Narapidana, mirip seperti jenis kereta api di atas.

Kalau NAPI sekelas pejabat yang koruptor, pasti akan diperlakukan dengan baik. Pernahkah anda melihat atau mendengar ada pejabat yang koruptor kemudian ditangkap polisi lalu langsung diberi bogem atau mungkin sebelum ditangkap di bogem warga rame-rame? sepertinya kok belum pernah ada. Ketika dalam persidangan selalu ditemani oleh pengacara. Kalaupun sudah ditetapkan menjadi tersangka penjaranya pun mewah. Seperti pada kasus korupsi pejabat inisial AS yang divonis 5 tahun penjara. Di penjara tersebut ada AC, Kulkas, TV dan sejenisnya (ini penjara atau hotel). Bahkan ada Napi dengan kasus sejenis (inisial TS) yang di penjaranya ada lapangan golf, tenis,dan badminton (ini penjara apa tempat kebugaran).

Tapi lihatlah jika ada kasus maling kambing atau maling sapi. Belum sampai ditangkap polisi sudah benjut dihajar warga. Belum lagi kalau sudah ditangkap masih ditambahi lagi oleh polisi (alasannya supaya kapok).  Penjaranya pun ala kadarnya, dingin dan sumpek (berdasarkan pengamatan penulis ketika mengurus KTP di kepolisian). Ini adalah sedikit potret buram ketidak adilan hukum di negeri ini.

Coba kalau dihitung matematika antara hukuman pencurian kakao yang dilakukan oleh seorang nenek dengan hukuman korupsi pejabat yang miliaran.

5 kakao x 3000     = Rp 15.000  à divonis 1,5 bulan

Korupsi 15 Miliar = Rp 15.000.000.000  àharusnya divonis 1.500.000 bulan (lebih dari kadar bulan Lailatul Qadar...suuuper)

Tapi faktanya mereka para koruptor banyak sekali mendapatkan pengurangan hukuman (remisi dan grasi), sehingga paling lama di penjara RATA-RATA HANYA kurang lebih 5 tahun. Amati juga anggaran makan para narapidana. Berapa anggaran makan untuk mereka ? (ratuan juta bahkan miliaran) misal anggaran makan untuk 5.000 NAPI saja selama satu tahun

Asumsi : per napi mendapat jatah 3x makan = 3 x 5000 = 15.000/per hari
Sehingga Total per tahun :
365 hari x Rp 15.000 x 5.000 orang
= Rp 27.375.000.000 (dua puluh tujuh miliar –an ) per tahun
Ingat hanya untuk 5000 NAPI saja. Coba anda cari berapa NAPI di Indonesia !
Ini kalau kelasnya sama, kalau penjara kelas eksekutif tentunya lebih besar lagi biayanya. Artinya apa ? Artinya negeri ini telah menghabiskan miliaran rupiah untuk mendanai para narapidana. Maka wajar jika ada orang lebih memilih menjadi narapidana daripada kelaparan di jalan. Inilah yang terjadi ketika manusia diberi wewenang membuat hukum-hukum sendiri. Adilkah ? silakan anda nilai sendiri.
Posted by Unknown | File under :
anak kecil pacaran
Miris liat anak SMP dah pacaran-bonceng lawan jenis kesana kemari |
Lebih miris lagi si Sutradara buat film cinta2-an untuk anak usia dini (SD lagi)

Promosikan pacaran agar terlihat gaul dan trendi, sedang yang sendiri menjadi "kecil hati" | Begitulah Kapitalis merusak anak negeri mengemas maksiat menawan hati

Tau kenapa anak SMP dah berani pacaran ? |
Karena pacaran modalnya awalnya sangat sederhana, tinggal bilang aja 'i love u"saja

Ngucapinnya bisa langsung, bisa nitip teman atau via SMS | Besok dah bisa jalan bareng, nonton bareng dan bareng2 lainnya

Dia lakukan itu karena tak ada tanggung jawab waktu pacaran | Tak perlu carikan nafkah, tinggal nadah orang tua dan tinggal lakukan semaunya

Mana mungkin bicara tanggung jawab dan rumah tangga | Dikit-dikit nodong orang tua, gak dibeliin NINJA rumah bakalan porak-poranda

Yang kasihan itu wanita, karena jadi ajang "uji coba" | Harapannya dia akan bahagia, tapi ternyata penderitaan yang selalu diterima

Berharap cinta tapi yang datang selalu dusta dan tangis air mata | Wajar, Karena tidak ada kebahagiaan dalam maksiat kepada Sang Pencipta

Yang bahaya jika akhirnya menjadi kebiasaan | Selalu sepi dan gelisah jik tidak ada pacar
Hingga akhirnya semuanya tergadaikan yang tersisa hanya penyesalan

Mumpung belum terlambat,Segera Putuskan,

Kumpul orang-orang Shaleh biar gak terus mikirin pacaran
Posted by Unknown | File under :

jilbab

1. sy nggak mau kerudungan! kerudungan itu kuno | "lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, nggak pake kerudung"
2. tapi kan itu kan hal kecil, kenapa kerudungan harus dipermasalahin?! | "yang besar2 itu semua awalnya kecil yg diremehkan"
3. yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari kerudungnya, fisiknya! | "...trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? itu kan fisik?"
4. kerudungan belum tentu baik | "betul, yang kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang...(isi sendiri)"
5. sy kemarin liat ada yg kerudungan nyuri! | "so what? yg nggak kerudungan juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali"
6. artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati baik! | "yup, ciri hati yg baik adalah kerudungin kepala dan tutup aurat"
7. kalo kerudungan masih maksiat gimana? dosa kan? | "kalo nggak kerudungan dan maksiat dosanya malah dua
8. kerudungan itu buat aku nggak bebas! | "oh, berarti lipstick, sanggul, dan ke salon itu membebaskan ya?"
9. aku nggak mau dibilang fanatik dan ekstrimis! | "nah, sekarang kau sudah fanatik pada sekuler dan ekstrim dalam membantah Allah"
10. kalo aku pake kerudung, nggak ada yang mau sama aku!? | "banyak yang kerudungan dan mereka nikah kok"
11. kalo calon suamiku gak suka gimana? | "berarti dia tak layak, bila didepanmu dia tak taat Allah, siapa menjamin dibelakangmu dia jujur?"
12. susah cari kerja kalo pake kerudung! | "lalu membantah perintah Allah demi kerja? emang yang kasi rizki siapa sih? bos atau Allah?"
13. ngapa sih agama cuma diliat dari kerudung dan jilbab? | "sama aja kayak sekulerisme melihat wanita hanya dari paras dan lekuk tubuh"
14. aku nggak mau diperbudak pakaian arab! | "ini simbol ketaatan pada Allah, justru orang arab dulu gak pake kerudung dan jilbab"
15. kerudung jilbab cuma akal2an lelaki menindas wanita | "perasaan yg adain miss universe laki2 deh, yg larang jilbab di prancis jg laki2"
16. aku nggak mau dikendalikan orang ttg apa yg harus aku pake! | "sayangnya sudah begitu, tv, majalah, sinetron, kendalikan fashionmu"
17. kerudung kan bikin panas, pusing, ketombean | "jutaan orang pake kerudung, nggak ada keluhan begitu, mitos aja"
18. apa nanti kata orang kalo aku pake jilbab?! | "katanya tadi jadi diri sendiri, nggak peduli kata orang laen..."
19. kerudng dan jilbab kan nggak gaul?! | "lha mbak ini mau gaul atau mau menaati Allah?"
20. aku belum pengalaman pake jilbab! | "pake jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan, keyakinan akan nyusul"
21. aku belum siap pake kerudung | "kematian juga nggak akan tanya kamu siap atau belum dear"
22. mamaku bilang jangan terlalu fanatik! | "bilang ke mama dengan lembut, bahwa cintamu padanya dengan menaati Allah penciptanya"
23. aku kan gak bebas kemana-mana, gak bisa nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju! | "bukankah itu perubahan baik?"
24. itu kan nggak wajib dalam Islam!? | "kalo nggak wajib, ngapain Rasul perintahin semua wanita Muslim nutup aurat?"
25. kasi aku waktu supaya aku yakin kerudungan dulu | "yakin itu akan diberikan Allah kalo kita sudah mau mendekat, yakin deh"

Source : Ust Felix Y. SIaw